-

Tikus Raksasa Satu Ton Beratnya

Bayangkan saja seperti apa rupa seekor tikus jika beratnya saja

mencapai satu ton. Monster hewan pengerat itu pernah menghuni

kawasan hutan berawa-rawa di Amerika Selatan empat juta tahun

lalu.

Para pemburu fosil berhasil mengungkap jejak tikus terbesar dan

terberat sepanjang sejarah itu dari fosil yang ditemukan di Pantai

Kiyu, Uruguay. Tengkoraknya saja berdiameter 53 centimeter. Selain

fosil tengkorak, juga ditemukan fosil giginya yang masing-masing

sepanjang beberapa centimeter.

Meskipun sosoknya menakutkan, makhluk tersebut bukan termasuk

jenis karnivora atau pemakan daging. Secara umum, hewan pengerat

ini mungkin mirip capybara, tikus seberat 60 kilogram yang masih

hidup saat ini. Namun, dengan postur sebesar itu, ia lebih mirip

kudanil daripada seekor tikus.

Giginya yang ramping menunjukkan bahwa tikus tersebut tidak

memiliki otot-otot yang kuat untuk mengunyah. Ia mungkin memangsa

tumbuh-tumbuhan lunak, buah, atau tumbuhan air di delta sungai

yang tersedia melimpah. Para ilmuwan memperkirakan, tikus raksasa

ini hidup di habitat bersama harimau bergigi pedang, burung

pemakan daging, dan armadilo.

Tikus purba ini diidentifikasi sebagai spesies baru dengan nama

Josephoartigisia monesi, diambil dari nama Alvaro Monesi, seorang

peleontolog Uruguay yang juga pakar dunia tikus di Amerika

Selatan. Temuan fosil ini dilaporkan dalam Proceedings of the

Royak Society B edisi terbaru.

Penulis laporan tersebut, Andres Rinderknecht dari National Museum

of Natural History and Anthropology dan Ernesto Blanco dari

Institute of Physics di Montevideo, mengatakan bertanya antara 468

kilogram hingga 2,5 ton. Namun, perkiraan yang paling masuk akal

sekitar satu ton jika diukur berdasarkan perbandingan dengan

hystricognath, hewan sejenis yang paling dekat kekerabatannya.

(www.plazaraya.com)

Filed in: Dunia Sains

Recent Posts

SHARE