Ketika kita ingin membeli resep dari dokter, pasti akan mengernyitkan dahi, karena tulisan yang ditulis dokter, biasanya sulit dibaca dan hanya bisa dipahami oleh apoteker untuk menebus obat. Akan tetapi, tulisan ‘khusus’ itu terkadang malah menimbulkan malapetaka.
Pasalnya, tidak jarang tulisan yang ditulis sangat sulit dibaca sehingga menimbulkan kesalahan dalam memberikan resep ke pada pasien. Untuk itulah, mulai bulan depan, sebuah perusahaan kesehatan bernama Mediacare akan mengembangkan resep dokter elektronik.
Produk yang diberi nama ‘e-resep’ tersebut, dimaksudkan untuk membantu para dokter di Amerika Serikat (AS) untuk meningkatkan efisiensi dan pembatasaan kesalahan medis. Sehingga pada tahun 2012, tidak ada lagi dokter yang dihukum karena salah memberikan obat.
“Resep elektronik ini menghindari kemungkinan seorang pasien bisa mendapatkan obat salah karena seorang dokter ceroboh menuliskannya, atau pemberian obat-obatan yang berbeda dengan nama ,” jelas Presiden dari American Academy of Family Physicians Dr Ted Epperly, seperti yang dilansir Reuters, Kamis (18/12/2008).
Nantinya, seorang dokter tinggal menulis di suatu alat, lalu mengirimkannya kepada apoteker. Setelah menerima, selain nama obat, juga akan keluar perbandingan harga untuk obat yang sama, jika pasien memang ingin membeli obat generik.
Sumber : http://techno.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/12/18/56/174769/resep-elektronik-selamatkan-muka-dokter

