-

Mencegah Pembajakan Browser Web

Gejala lain dari pembajakan browser Web adalah banyaknya jendela

pop-up yang bermunculan dengan sendirinya. Bahkan setiap kali

ditutup, pop-up justru muncul semakin banyak.

Lebih parah lagi, kalau sampai service-service yang disusupkan ke

komputer korban ini otomatis meng-install berbagai program yang

berbahaya atau tidak kita inginkan. Alhasil, komputer korban

terasa lambat.

Pembajakan browser Web seringkali bermaksud meningkatkan jumlah

kunjungan (hit) ke suatu situs Web secara paksa agar pemiliknya

panen iklan. Cara kerjanya adalah dengan mengganti file default

search/start start browser Web korban. Bisa juga dengan mengganti

isi file favourite browser Web.

Pembajakan bertambah rumit bila pembajak browser Web mengganti

setting registry sistem operasi komputer korban atau menyisipkan

file dan service yang memerintahkan komputer untuk selalu membuka

halaman Web setiap kali korban me-restart komputer.

Banyak aplikasi antispyware ditawarkan, baik yang berbayar maupun

yang gratisan, tetapi seringkali hasilnya nihil. Jadi bagaimana?

Jangan patah arang! Inilah alternatif untuk membebaskan browser

Web dari pembajakan dan mengembalikannya ke kondisi semula.

Gunakanlah aplikasi HijackThis untuk menyiangi komputer secara

manual terlebih dahulu. Setelah itu scan-lah dengan antispyware

seperti CW Shredder, Spybot, atau lainnya.

1. Jalankan Hijackthis.
Beri tanda cek pada Show this window when I start Hijackthis. Klik

tombol Do a system scan. Lihatlah hasilnya, utamanya pada bagian

yang berkode R, F, N. Entry berkode N berkaitan dengan

Start/Search Pages pada Internet Explorer. Entry berkode F

berkaitan dengan program-program yang berjalan otomatis

(autoloading). Entry berkode N berkaitan dengan Start/Search pada

Firefox dan Netscape. Beri tanda check pada entry yang

mencurigakan.

2. Sebelum melakukan pembenahan, atur dulu beberapa konfigurasi.
Klik tombol Config, lalu klik tombol Main. Pastikan pilihan Make

Backups before Fixing, Confirm Fixing, Ignore non standard but

Safe domain in IE, serta Include list of running process in

logfiles dalam keadaan aktif. Klik tombol Back, lalu benahi entry

yang dipilih dengan klik tombol Fix Checked. Jika nantinya ingin

ke konfigurasi awal, klik tombol Backup, beri tanda check pada

salinan konfigurasi awal dan klik tombol Restore.

3. Klik lagi tombol Configure.
Periksa service yang berjalan di komputer dengan klik tombol Open

Process Manager. Jika ada service yang mencurigakan, beri tanda

cek dan klik tombol Kill Process. Klik tombol Back.

4. Periksa alamat situs Web yang diakses secara otomatis oleh

browser.
Klik tombol Open Host File Manager. Jika ada alamat web

mencurigakan dan tidak diawali tanda pagar (di-load), klik entry

itu dan klik tombol Delete. Klik tombol Back.

5. Keberadaan file yang sengaja disembunyikan dan dilekatkan pada

file lain perlu kita periksa.
Klik tombol Open ADS Spy. Klik tombol Scan. Jika ditemukan file

yang mencurigakan, beri tanda cek dan tekan tombol Remove Selected

. Klik tombol Back.

6. Terakhir, mari periksa apakah ada program mencurigakan

ter-install pada komputer.
Cobalah ingat pula, apakah ada program yang pernah Anda install

tetapi membandel ketika di-uninstall lewat utiliti Add-Remove

Programs (Control Panel). Klik tombol Open Uninstall Manager. Klik

pada program target, lalu klik tombol Remove this entry.

Setelah melakukan pembersihan manual, sempurnakanlah dengan

aplikasi antispyware semacam CW Shredder, Spybot, atau lainnya.

Jangan lupa perbarui basis data definisi spyware pada antispyware

Anda secara berkala.(sumber: InfoKomputer)/kcm

Filed in: Dunia Sains Tags: 

Recent Posts

SHARE