-

Ibarat Lobster kawin ama lalat

Ibarat kekasih yang disatukan kembali setelah terpisah bertahun-tahun, dua jenis bakteri usus kembali berkumpul dalam satu populasi. Kedua bakteri tidak hanya kembali hidup bersama di lingkungan yang sama, namun juga melakukan kawin silang membentuk populasi bakteri hibrida yang dapat berkembang menjadi spesies baru.

Adalah bakteri Campylobacter jejuni dan Campylobacter coli yang sama-sama hidup di dalam saluran pencernaan beberapa jenis hewan. Selama ini, keduanya memang diyakini berasal dari satu keturunan namun akhirnya terpisah karena terjadinya adaptasi terhadap perubahan lingkungan. Masing-masing memilih bagian usus sapi, ayam, atau babi yang berbeda untuk menjadi habitatnya.

Secara fisiologis, keduanya jelas berbeda meskipun secara genetik, kedua bakteri memiliki kemiripan hingga 85 persen. Sebagai perbandingan, manusia dan simpanse saja memiliki kemiripan genetika 98 persen.

“Jadi perkawinan dua jenis bakteri menjadi satu spesies, saya kira sangat mengejutkan. Ini seperti perubahan pola genetika besar-besaran, ibarat lobster kawin dengan lalat,” ujar Samuel Sheppard, pakar evolusi mikrobiologi dari Universtas Oxford, Inggris. Temuannya dilaporkan dalam jurnal Science teranyar yang terbit 11 April 2008.

Perubahan lingkungan

Sheppard memperkirakan penyatuan dua jenis bakteri usus ini baru berlangsung dalam beberapa tahun terakhir karena dipicu industrialisasi. Permintaan atas produk hasil ternak begitu tinggi sehingga peternakan melebihi kapasitas normal.

“Kita sekarang menggabungkan banyak hewan ternak menjadi satu dan karenanya lingkungan hidup bakteri berubah,” jelasnya. Misalnya, ayam seringkali tidak dapat membedakan kotoran sesamanya dan makanan sehingga memungkinkan bakteri bercampur di ususnya. Hal ini berlansgung terus-menerus sampai bakteri beradaptasi dengan lingkungan baru.

Bakteri yang memiliki sifat genetika mirip memiliki peluang berhasil melakukan kawin slang lebih besar. bahkan, dalam kasus ini, ternyata melahirkan bakteri hibrida dan mungkin spesies baru.(LIVESCIENCE)

Filed in: Dunia Sains

Recent Posts

SHARE