Banyak cara yang dilakukan orang untuk mengurangi penggunaan printer agar bisa menghemat tinta, mulai dari mencetak dengan kualitas draft sampai menggunakan media digital sebagai sarana pertukaran informasi. Sebuah perusahaan yang berbasis di Belanda mencoba pendekatan lain dengan cara membuat huruf yang hemat tinta.
Menurut pembuatnya, huruf yang mereka sebut Ecofont ini mampu menurunkan konsumsi tinta printer hingga 15%. Cara kerjanya sederhana. Masing-masing huruf dibuat memiliki banyak lubang di tengah-tengahnya sehingga tak memerlukan banyak tinta untuk mencetak dokumen yang menggunakan jenis huruf (font) ini.
Perusahaan yang bernama Spranq itu telah mencoba banyak pendekatan sebelum akhirnya sampai pada desain ini. Mereka sempat mencoba membuat huruf yang lebih tipis dari jenis huruf normal hingga membuat garis-garis kosong di tengah-tengah huruf tersebut. Namun hasil dari percobaan awal tersebut tak mampu menghasilkan jenis huruf yang dapat menghemat tinta sekaligus masih dapat terbaca dengan mudah.
Menurut sebuah berita yang dilansir USA Today hari Senin (22/12/08) disebutkan bahwa font ini dapat di-download gratis dari situs resmi Ecofont. Sejauh ini Gerjon Zomer, salah satu pendiri perusahaan ini, mengakui bahwa jenis huruf ini mungkin tak terlalu bagus karena memang difokuskan untuk menghemat tinta. Gerjon Zomer juga menyebutkan bahwa font ini juga akan dibuat dalam versi huruf Arab dan Ibrani.
Sumber : http://www.kapanlagi.com/h/0000267974.html

